ngekngok

Sunday, July 3, 2011

perjalan saya dan blender di indonesia

Awal mulanya saya mengenal blender di salah satu forum CG lokal ICG. Sekilas pada saat itu saya melihat karya yang bagus untuk kelas blender itu sendiri ,sebut saja usrnamenya 'blendubuntu'. Saya sangat terkesan dengan renderan ciamiknya bung blendubuntu yang sangat khas lets say. Awalnya saya pikir ini pasti hasil karya dari Max eh ternyata..saya salah.so, Oleh karena rasa penasaran akhirnya saya download softwarenya dan memulai membaca-baca user manualnya .Bingung ??? 

"YA!!! :) "

Saya sendiri disiplin ilmunya juga bukan dari DKV melainkan Teknik Informatika (jaringan) yang notebene (semua orang jg tahu IT itu "mainan"nya apa saja) sama sekali tidak berhubungan dengan dunia CG itu sendiri.

Blender sendiri sebagai aplikasi 3D menyediakan fitur2 yang cukup komplit. Namun seiring dengan berjalannya waktu pamor blender sebagai aplikasi 3D opensource kian naik..begitu pula dengan komunitasnya di seluruh tata surya dunia. Tidak terkecuali di Indonesia...saya sendiri kurang ingat kapan pastinya blender indo itu muncul (kalau tidak salah pertengahan tahun 2009-an,dont know exactly ).

Awal mulanya komunitas yang diwadahi forum blender indo yang diasuh sang Kapten hanya memiliki sedikit member dan yang aktifpun hanya beberapa butir xDD. Namun seiring dengan munculnya karya-karya yang cukup mengesankan (utamanya) yang berasal dari indo sendiri akhirnya pamor blenderIndo juga ikut naik, dengan demikian orang-orangpun memulai ketertarikannya dengan aplikasi 3D gratis ini.Dan sepertinya hampir semua kalangan ikut-ikutan 'nyicip' blender mulai dari animator,artist pro,mahasiswa,kuli bangunan xDD CG ,sampai siswa2 kelas dasar dll..mencobanya. Pada akhirnya para penggiat blender tadi juga mendapat 'madu'nya .

Seiring dengan meningkatnya 'animo' akan blender maka makin banyak orang yang mencoba blender. Namun mereka menghadapi masalah yang sama seperti saya waktu pertama kali mencobanya. WHat is that??
1.Dokumentasi
2.tutorial berbahasa indo
3.technical support
4. ... opo yo ?? ^^;

Masalah-masalah diatas adalah yang paling mendasar yg dihadapi oleh user pemula . However , sebenarnya tidak ada alasan  bermalas-malasan untuk mencari 'resource' sendiri, toh di internet juga udah banyak bertebaran dokumentasi (utamanya di official sitenya) ,dan tutorial yang cukup lengkap. So?? what else ??
"(meskipun tidak semua,mohon maaf tapi..... ) rata-rata pemula yang belajar blender itu malas-malas gan!! *Minta DIBATA!! XD*

Satu yang saya tunggu dari dulu adalah OpenMovienya blenderIndo (proyek seruling),tapi hingga kini masih belum kelar juga keknya .

ibarat roda kehidupan,roda2 blenderpun ikut menggelinding

Di awal blenderIndo start, diadakan "Celeng (baca: challange)" namun entah kurangnya perhatian atau apa 'celeng' tersebut tidak pernah kelar. Bisa dipahami oleh karena para pengurus sibuk dengan "kesibukan"nya masing2 ,tapi...oh c'mon... melihat pemandangan 'celeng' yang geletakan tersebut sesekali menjadi pemandangan yang tidak mengenakkan, 

Sudah hampir setahunan ini saya tidak "pegang" blender , bukan lantaran malas atau apa..(tp memang begitu seh wkwkwk ). sebenarnya saya hanya frustrasi pada mesin Render (utamanya akurasi,minimnya dokumentasi tentang pengaturan rendering yang lebih kompleks..ex: saya tidak menemukan bagaimana cara mengatur objek sedemikian rupa spt di attribut editor di maya) , Kecepatan mem"bake" particle yg ADUHAI suweee banget (ditinggal ngising ga mari-mari )~__~

Perlunya digalakkan Dokumentasi dalam Bahasa Indonesia

TIdak bisa dipungkiri salah satu cara untuk memudahkan pengguna pemula untuk belajar blender adalah dengan menyediakan dokumentasi Berbahasa Indonesia, tidak perlu menyuruh si ini si itu, mulailah dari diri sendiri  (masalahnya sopo sing gelep mulai diphik'an sorry boso jowo minded ). Saya sendiri ingin memulainya oleh karena penulis tersandera beberapa "masalah dalam negeri" saya akhirnya tidak bisa berbuat banyak...sebenarnya saya dulu juga udah cukup membantu kok :) hanya saja mungkin dokumentasi atau poin2 yang saya jelentrehkan itu jarang terjamah oleh humanbeing (search aja di ICG, blenderIndo ada kok :) ).

Belajar itu tentu memakan waktu,dan tidak mungkin dalam waktu sekejab langsung berskill tinggi.
berikut adalah modelling pertama saya menggunakan blender ,jelek bukan?? :D :

 Saya sendiri sudah lama tidak menggunakan blender akhirnya balik ke pipeline lama.Namun demikian saya pasti akan memberi support apabila saya memang dibutuhken,atau sekiranya saya bisa membantu user2 pemula yang ingin belajar blender...as long as saya tdk repot.

YUP!!
Semoga komunitas blender di Indonesia ini tetap berjaya dan maju :)

2 comments:

Unknown said...

hallo gan.. salam kenal, postingnya lumayan menarik, saya juga pecinta blender 3d, tiada hari tanpa blender..kunjungi blog saya di http://www.blenderia.blogspot.com/

rahman said...

@dotline >> sori banget gan bru bales lelet banget nih -_-.

Hullo,salam kenal juga amigo :).Blogmu bagus bro ,keep in spirit,n blenderan!!